Saturday, 29 June 2013
Thursday, 20 June 2013
PERNYATAAN SIKAP RAPAT KERJA NASIONAL MAHASISWA INDONESIA
PERNYATAAN
SIKAP
RAPAT
KERJA NASIONAL MAHASISWA INDONESIA
(KOMANDO)
Mengingat
dari hasil pernyataan sikap yang dihasilkan dalam Konsolidasi Mahasiswa
Nasional Indonesia di Makasar dan manifesto yang di lahirkan di
cirebon, serta di dasari berbagai kasus yang bergejolak di masing-masing
wilayah NKRI, serta nilai-nilai
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila
sebagai Falsafah Bangsa, Idiologi Negara dan Sebagai bangsa yang berdaulat di
bidang politik, berdikari di bidang ekonomi serta berkepribadian secara budaya.
Maka Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia secara tegas dan jelas bahwa
kedaulatan NKRI sebagai negara yang merdeka harus segera di selamatkan!!!.
Mengembalikan ruh
perjuangan adalah tanggung jawab gerakan mahasiswa untuk terus berjuang
memperbaiki nasib bangsanya, membebaskan rakyat dari ketertindasan dan
penderitaan yang dilakukan oleh Rezim SBY-Boediono karena itu adalah
konsekuensi KITA sebagai negara yang merdeka.
Maka KOMANDO bersikap :
Friday, 17 May 2013
Bandung, 10 Mei 2013 hari Saptu
Ratusan Bc di BB terus bergulir begitu masif nya, sehingga bisa di
hitung dlm satu hari rata2 tidak kurang dr 20 Bc terkonsumsi dan
dikomsumsi utk di baca atau utk di abaikan. Rasanya ini pun juga sama
diakun media lainnya bait twiter maupun fb.
Semua memiliki alur
fakta dari pengembangan wacana yg dinyatakan untuk meyakinkan siapapun
yg membaca baik itu sahabat, saudara dan kader.
Dalam alur fakta yg dikembangkan semua menuju inti sari yg sama yaitu :
Telah terjadi kondisi yg darurat dlm proses menjalankan fungsi dan
tugas negara dan pemerintahan Indonesia di semua lini trias politika
dimna Indonesia menganut itu.
Dg dihadapkan pondasi dari cita-cita
Indonesia merdeka yg tertuang dlm Proklamasi, Mukadimah UUD 45 yaitu
Pembukaan serta Pancasila sbg Idiologi Negara dan Falsafah bangsa.
Amandemen UUD 45 sudah sampai titik mendasar sebagai sumber segala
sumber masalah yg menjadi pijakan lalainya aparatur negara dan
pemerintahan dlm menjalankan amanat cita2 kemerdekaan Indonesia yg telah
digariskan dlm Pembukaan UUD 45 sebagai sari dari tujuan Indonesia
merdeka.
Tuesday, 7 May 2013
SERUAN!!!
Atas dasar Manifesto Hasil Keputusan
Musyawarah Nasional Mahasiswa Se Indonesia Konsolidasi Mahasiswa Indonesia
(KOMANDO) Menetapkan dan menyerukan kepada MAHASISWA, PEMUDA, PELAJAR SERTA
RAKYAT di seluruh Indonesia. Dimulai dari tingkat kampus, tingkat
Kota/Kabupaten dan Propinsi untuk melakukan Konsolidasi dan melakukan
perlawanan dalam Aksi Demostrasi secara serentak didaerah masing-masing dengan
menduduki objek-objek fital dalam gerakan Nasional pada Tanggal 01 Oktober
2012, dan Menetapkan OKTOBER Sebagai Bulan aksi NASIONAL Mahasiswa bersama
rakyat serta Aksi Besar 28 Oktober 2012 (sumpah pemuda) dalam perlawanan akhir
sekaligus kemenangan gerakan Perlawanan untuk Perubahan.
1.
Konsolidasi
Mahasiswa Nasional Indonesia juga mengecam pihak POLRI yang masih terus
melakukan penahanan terhadap Mahasiswa dan rakyat dalam bentuk kriminalisasi
gerakan aksi demostrasi.
2.
Konsolidasi
Mahasiswa Nasional Indonesia juga mengecam kepada pihak perguruan tinggi yang
melakukan Sanksi DO (Drop Out) dan Scorsing kepada mahasiswa yang bergerak
dalam kesadaran pembelaan hak rakyat tertindas.
Ditetapkan
dan sisahkan di Cirebon 18-19 September 2012
MANIFESTO HASIL KEPUTUSAN MUSYAWARAH NASIONAL MAHASISWA SE-INDONESIA
MANIFESTO
HASIL KEPUTUSAN
MUSYAWARAH NASIONAL MAHASISWA
SE-INDONESIA
HASIL KEPUTUSAN
MUSYAWARAH NASIONAL MAHASISWA
SE-INDONESIA
TEGUHKAN SIKAP PERSATUAN NASIONAL DALAM MEWUJUDKAN KOMITMEN
“MAKLUMAT MAHASISWA BERSATU UNTUK RAKYAT”
(MENGGUGAT SBY DAN BOEDIONO
MUNDUR DARI JABATANNYA ADILI SEADIL-ADILNYA SERTA CABUT MANDAT DPR/MPR)
KONSOLIDASI MAHASISWA NASIONAL INDONESIA
(KOMANDO)
“MAKLUMAT MAHASISWA BERSATU UNTUK RAKYAT”
(MENGGUGAT SBY DAN BOEDIONO
MUNDUR DARI JABATANNYA ADILI SEADIL-ADILNYA SERTA CABUT MANDAT DPR/MPR)
KONSOLIDASI MAHASISWA NASIONAL INDONESIA
(KOMANDO)
Dengan didasari pandangan obyektif Propinsi dan dengan dasar strategis bahwa pemerintah SBY dan BOEDIONO secara tegas dan jelas telah membawa Negara Indonesia keluar dari rel kesejarahan bangsa yang telah diamanatkan dalam maksud dan cita-cita Indonesia Merdeka di dalam Proklamasi 17 Agustus, Pembukaan UUD 1945 , melenceng jauh dari nilai-nilai Pancasila sebagai Falsafah Bangsa dan Ideologi Negara Indonesia, yang harus berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya.
KRONOLOGIS PEMBUBARAN DAN PENCEKALAN MUNAS MAHASISWA SE-INDONESIA DI CIREBON 18-20 SEPTEMBER 2012
JUNI 2012
24 Juni 2012 :
Inisiatif untuk melakukan sebuah Musyawarah Nasional Mahasiswa Se-Indonesia di gagas pada bulan Juni 2012, paska Pertemuan Mahasiswa Tingkat Nasional-Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (KOMANDO) 18-20 Mei 2012 di Makassar. Hal ini merupakan amanat hasil dari konsolidasi di Makassar untuk melanjutkan konsolidasi kembali pada bulan September 2012 dalam agenda kembali bermusyawarah dikarenakan melihat kebutuhan akan adanya pertemuan tingkat Nasional di level Mahasiswa yang bertemu untuk membahas jalan keluar dari persoalan bangsa hari ini dan harus dalam bentuk yang lebih konkret.
Akhirnya, keputusan pun diambil
untuk melaksanakan Munas di kampus Unswagati Cirebon pada tanggal 18-20 bulan
September 2012.
Dasar keputusan
Cirebon sebagai tuan rumah
Musyawarah Nasional Mahasiswa Indonesia adalah mengambil semangat kesejarahan
djuang Cirebon dalam menegakkan eksistensi Nusantara dan Kemerdekaan Indonesia
yang tercermin dalam rangkaian sejarah perlawanan Raja Demak bersama Sunan
Gunung Jati terhadap Portugis di Batavia serta pengakuan dunia Internasional
terhadap Kemerdekaan Indonesia dalam kesepakatan Perjanjian Linggar jati. Semangat
ini secara simbolik oleh Panitia Pelaksana menjadikan lambang Macan Ali sebagai
lambang MUNAS Mahasiswa Indonesia.
Tuesday, 4 December 2012
Pesan Dari Balik Jeruji 11 Laskar Pejuang UNPAM
Atas nama kekuasaan jahat,
puluhan mahasiswa & rakyat ditembaki,
Ttd Yudi Rijali Muslim,
puluhan mahasiswa & rakyat ditembaki,
atas nama keadilan palsu, mereka memenjarakan mahasiswa serta mengkriminalisasi gerakan perjuangannya,
atas nama uang dan jabatan, mereka lindungi koruptor serta meringankan hukumannya.
Sedangkan si miskin terus di tindas dan diperas keringatnya,
atas nama kejujuran yg bertopeng kemunafikan, mereka khianati sejarah, seragam & sumpah jabatan,
Atas nama dunia mereka ingkari agama & kebenaran,
tempat kita bukan di kasur, bukan di mall, cafe atau pesta perayaan,
tempat kita ada ditengah2 mereka yg gelisah akan ms depan, tugas kita diskusi, brstrategi dan menggalang kekuatan.
apakah harus ada banjir darah.?
Apakah penjara harus penuh dgn demonstran dan korban terus berjatuhan.?
Apakah harus ada bencana alam.?
Apakah hrus terjadi semuanya baru kita dapat bersatu.?
Andai saja tdk trjadi tragedi mesuji, bima, dan ogan ilir.
Andai saja maftuh fauzi dan sondang masih ada.
Surat rindu untuk teman, sahabat & saudara seperjuangan,
Catatan dalam dinding beton & jeruji baja penjara..
Ttd Yudi Rijali Muslim,
Rutan polda metro jaya.
Salam Solidaritas,
Salam Persatuan.....Kaur ka ka Kha
Subscribe to:
Posts (Atom)