Saturday, 6 July 2013

NOTA PEMBELAAN / PLEDOOI Pribadi 5 Mahasiswa UNPAM

TIM PEMBELA MAHASISWA
ATAS KEKERASAN APARAT
(TPM AKA)
Kantor Hukum Ibrani & Associates & PBHI Jakarta
Jl. Hanglekir III/6 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

GERAKAN KITA SEBAGAI SIKAP ANAK BANGSA,
BANGSA INDONESIA

Nota Pembelaan ( Pledooi ) Pribadi
atas Tuntutan Jaksa Penuntut Umum
No. Reg Perkara : PDM 213/TGRS/12/2012

Disampaikan Oleh :
Para Terdakwa
•Yudi Rijali Muslim
•Ilham Firmansyah Rani
•Soleman Keno
•Bernadectus Mega Pradhipta
•Rian Sartono Perdana

Atas nama keadilan dan kebenaran dimuka Bumi Indonesia
Bismillahirahmani Rohim

Tuan Majelis Hakim yang kita Muliakan
Rekan Jaksa Penuntut Umum yang kita hormati
Penasehat hukum yang kita cintai
Serta Para Hadirin yang menyaksikan persidangan ini yang kita banggakan

Assalamualaikum Wr. Wb
Salam Sejahtera dan salam Keadilan bagi kita semua

Pertama – tama kita para Terdakwa dan juga Tim Penasehat Hukum serta seluruh Mahasiswa Indonesia pada umumnya dan Mahasiswa Universitas Pamulang, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta, Mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Para Organisasi kepemudaan Khususnya yang masih setia mengawal persidangan ini mulai dari awal hingga sekarang ingin menyampaikan rasa terima kasih serta penghargaan kepada Yang Mulia Majelis Hakim yang telah memimpin persidangan ini dengan penuh kesabaran, kearifan dan bijaksana sehingga persidangan berjalan impartial, fair dan objective, dan pada akhirnya semua saksi maupun terdakwa dapat menerangkan peristiwa yang sebenarnya. Karena sampai saat ini Yang Mulia Majelis Hakim masih tetap berada di garda terdepan dalam menegakkan hukum serta menjunjung tinggi nilai keadilan di dalam perkara ini. Semoga Yang Mulia Majelis Hakim yang kita muliakan mendapatkan taufik dan hidayah dari ALLAH SWT.

SANDIWARA BBM, TAMPILKAN WAJAH BURUK DEMOKRASI

Oleh : Dodi Prasetya Ashari. SH

Terulang kembali, Demokrasi menampakkan wajah aslinya yang menjengkelkan bahkan mengerikan. Dalam voting pada Senin 17 Juni 2013 malam, jumlah yang pro terhadap kebijakan RAPBN-P 2013 menang mutlak 338 suara. Sementara yang kontra 181 suara. Ini berarti pemerintah resmi sah menaikkan BBM. Mengerikan, bagaimana mungkin kebijakan yang sangat mempengaruhi kehidupan rakyat banyak di tentukan dengan voting. Itupun dalam suasana yang penuh canda, lelucon, dan celetukan – celetukan yang tidak lucu dari wakil rakyat yang kerap mendapat gelar lembaga terkorup itu.

Padahal apapun argumentasi mereka para anggota dewan yang terhormat untuk menaikkan BBM, kebijakan ini pasti akan menambah beban rakyat. Padahal selama ini alasan tidak lah pernah terbukti, kenaikan BBM membuat rakyat lebih sejahtera, pelayanan kesehatan dan pendidikan masyarakat semakin baik. Semua itu hanya menjadi pepesan kosong belaka, tidak pernah terbukti. Yang terjadi malah sebaliknya.

Ketika voting yang menentukan, di mana aspirasi rakyat yang terbebani? kita juga mempertanyakan,apa relevansinya argumentasi pro dan kontra yang di ajukan oleh masing-masing pihak? Menjadi benar apa yang pernah di katakan oleh Muhammad Iqbal, pemikir Pakistan saat dirinya mengkritik Demokrasi. “Demokrasi hanya menghitung jumlah kepala, tapi tidak memperhitungkan isi kepala (pemikiran) !!“ begitu juga saya selaku penulis pernah dalam media www.kompasiana.com dan juga di beberapa media online menuliskan bahwa sesungguhnya Demokrasi telah melunturkan semangat jiwa pembukaan UUD 1945.

Saturday, 29 June 2013

SURAT UNTUK ORANG TUAKU RAKYAT INDONESIA

Salam hangat dan permohonan maaf...

Ibundaku yang sabar,
Seperti yang engkau ketahui, bahwa pada hari Senin yang lalu tanggal 17 Juni 2013 para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang terhormat digedungnya yang mewah dan megah mereka telah mengambil keputusan terkait perubahan RAPBNP 2013 dalam Sidang PARIPURNA disenayan sana, artinya ibu, dalam beberapa hari saja Bapak PRESIDEN melalui Mentri-menterinya di Istana akan segera menaikan harga BBM bersubsidi yang selama ini kita nikmati, sebelum keputusan itu di umumkan seketika itu pula kami anakmu dari berbagai kampusSe-Indonesia dengan berwarna-warni almamater, dengan gagah berani dan tekad yang kuat turun kejalan menentang kebijakan tersebut, kami menilai dengan dinaikannya harga BBM secaraotomatis pula harga-harga kebutuhan dapur seperti cabe, sayur, beras, telur dan susu untuk adik bayi juga ikut naik, dan kami tidak mau melihat ibu sedih dan merasa susah dikemudian hari, taukah ibu bahwa dalam perjuangan kami menolak kebijakan tersebut anakmu ini rela bersimbah darah karena dipukul pentungan dan bambu, mata ini perih dan dada sesak karena harus terkena gas air mata terus menerus, tidak hanya itu anakmu yang lain harus meregang nyawa dan gugur karena terluka, dan maafkan kami ibuperjuangan kami tidak mampu membendung dan merubah keputusan itu.

Thursday, 20 June 2013

PERNYATAAN SIKAP RAPAT KERJA NASIONAL MAHASISWA INDONESIA



PERNYATAAN SIKAP
RAPAT KERJA NASIONAL MAHASISWA INDONESIA
(KOMANDO)
Mengingat dari hasil pernyataan sikap yang dihasilkan dalam Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia   di Makasar dan manifesto yang di lahirkan di cirebon, serta di dasari berbagai kasus yang bergejolak di masing-masing wilayah NKRI, serta  nilai-nilai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila sebagai Falsafah Bangsa, Idiologi Negara dan Sebagai bangsa yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi serta berkepribadian secara budaya. Maka Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia secara tegas dan jelas bahwa kedaulatan NKRI sebagai negara yang merdeka harus segera di selamatkan!!!.
Mengembalikan ruh perjuangan adalah tanggung jawab gerakan mahasiswa untuk terus berjuang memperbaiki nasib bangsanya, membebaskan rakyat dari ketertindasan dan penderitaan yang dilakukan oleh Rezim SBY-Boediono karena itu adalah konsekuensi KITA sebagai negara yang merdeka.
Maka KOMANDO bersikap :

Friday, 17 May 2013

Bandung, 10 Mei 2013 hari Saptu


Ratusan Bc di BB terus bergulir begitu masif nya, sehingga bisa di hitung dlm satu hari rata2 tidak kurang dr 20 Bc terkonsumsi dan dikomsumsi utk di baca atau utk di abaikan. Rasanya ini pun juga sama diakun media lainnya bait twiter maupun fb.

Semua memiliki alur fakta dari pengembangan wacana yg dinyatakan untuk meyakinkan siapapun yg membaca baik itu sahabat, saudara dan kader.

Dalam alur fakta yg dikembangkan semua menuju inti sari yg sama yaitu :
Telah terjadi kondisi yg darurat dlm proses menjalankan fungsi dan tugas negara dan pemerintahan Indonesia di semua lini trias politika dimna Indonesia menganut itu.
Dg dihadapkan pondasi dari cita-cita Indonesia merdeka yg tertuang dlm Proklamasi, Mukadimah UUD 45 yaitu Pembukaan serta Pancasila sbg Idiologi Negara dan Falsafah bangsa.

Amandemen UUD 45 sudah sampai titik mendasar sebagai sumber segala sumber masalah yg menjadi pijakan lalainya aparatur negara dan pemerintahan dlm menjalankan amanat cita2 kemerdekaan Indonesia yg telah digariskan dlm Pembukaan UUD 45 sebagai sari dari tujuan Indonesia merdeka.

Tuesday, 7 May 2013

SERUAN!!!

Atas dasar Manifesto Hasil Keputusan Musyawarah Nasional Mahasiswa Se Indonesia Konsolidasi Mahasiswa Indonesia (KOMANDO) Menetapkan dan menyerukan kepada MAHASISWA, PEMUDA, PELAJAR SERTA RAKYAT di seluruh Indonesia. Dimulai dari tingkat kampus, tingkat Kota/Kabupaten dan Propinsi untuk melakukan Konsolidasi dan melakukan perlawanan dalam Aksi Demostrasi secara serentak didaerah masing-masing dengan menduduki objek-objek fital dalam gerakan Nasional pada Tanggal 01 Oktober 2012, dan Menetapkan OKTOBER Sebagai Bulan aksi NASIONAL Mahasiswa bersama rakyat serta Aksi Besar 28 Oktober 2012 (sumpah pemuda) dalam perlawanan akhir sekaligus kemenangan gerakan Perlawanan untuk Perubahan.
1.      Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia juga mengecam pihak POLRI yang masih      terus melakukan penahanan terhadap Mahasiswa dan rakyat dalam bentuk kriminalisasi gerakan aksi demostrasi.
2.      Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia juga mengecam kepada pihak perguruan       tinggi yang melakukan Sanksi DO (Drop Out) dan Scorsing kepada mahasiswa yang bergerak dalam kesadaran pembelaan hak rakyat tertindas.

Ditetapkan dan sisahkan di Cirebon 18-19 September 2012

MANIFESTO HASIL KEPUTUSAN MUSYAWARAH NASIONAL MAHASISWA SE-INDONESIA

MANIFESTO
HASIL KEPUTUSAN
MUSYAWARAH NASIONAL MAHASISWA
SE-INDONESIA
TEGUHKAN SIKAP PERSATUAN NASIONAL DALAM MEWUJUDKAN KOMITMEN
“MAKLUMAT MAHASISWA BERSATU UNTUK RAKYAT”
(MENGGUGAT SBY DAN BOEDIONO
MUNDUR DARI JABATANNYA ADILI SEADIL-ADILNYA SERTA CABUT MANDAT DPR/MPR)
KONSOLIDASI MAHASISWA NASIONAL INDONESIA
(KOMANDO)

Dengan didasari pandangan obyektif Propinsi dan dengan dasar strategis bahwa pemerintah SBY dan BOEDIONO secara tegas dan jelas telah membawa Negara Indonesia keluar dari rel kesejarahan bangsa yang telah diamanatkan dalam maksud dan cita-cita Indonesia Merdeka di dalam Proklamasi 17 Agustus, Pembukaan UUD 1945 , melenceng jauh dari nilai-nilai Pancasila sebagai Falsafah Bangsa dan Ideologi Negara Indonesia, yang harus berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya.

KRONOLOGIS PEMBUBARAN DAN PENCEKALAN MUNAS MAHASISWA SE-INDONESIA DI CIREBON 18-20 SEPTEMBER 2012



JUNI  2012

24 Juni 2012  :

Inisiatif  untuk melakukan  sebuah Musyawarah Nasional Mahasiswa Se-Indonesia di gagas pada bulan Juni 2012, paska Pertemuan Mahasiswa Tingkat Nasional-Konsolidasi Mahasiswa Nasional  Indonesia (KOMANDO) 18-20 Mei 2012 di Makassar. Hal ini merupakan amanat hasil dari konsolidasi di Makassar untuk melanjutkan konsolidasi kembali pada bulan September 2012 dalam agenda kembali bermusyawarah  dikarenakan melihat kebutuhan akan adanya pertemuan tingkat Nasional di level Mahasiswa yang bertemu untuk membahas jalan keluar dari persoalan bangsa hari ini dan harus dalam bentuk yang lebih konkret.
Akhirnya, keputusan pun diambil untuk melaksanakan Munas di kampus Unswagati Cirebon pada tanggal 18-20 bulan September 2012.

Dasar keputusan
Cirebon sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional Mahasiswa Indonesia adalah mengambil semangat kesejarahan djuang Cirebon dalam menegakkan eksistensi Nusantara dan Kemerdekaan Indonesia yang tercermin dalam rangkaian sejarah perlawanan Raja Demak bersama Sunan Gunung Jati terhadap Portugis di Batavia serta pengakuan dunia Internasional terhadap Kemerdekaan Indonesia dalam kesepakatan Perjanjian Linggar jati. Semangat ini secara simbolik oleh Panitia Pelaksana menjadikan lambang Macan Ali sebagai lambang MUNAS Mahasiswa Indonesia.

Tuesday, 4 December 2012

Pesan Dari Balik Jeruji 11 Laskar Pejuang UNPAM

Atas nama kekuasaan jahat,
puluhan mahasiswa & rakyat ditembaki,


atas nama keadilan palsu, mereka memenjarakan mahasiswa serta mengkriminalisasi gerakan perjuangannya,


atas nama uang dan jabatan, mereka lindungi koruptor serta meringankan hukumannya.


Sedangkan si miskin terus di tindas dan diperas keringatnya,

atas nama kejujuran yg bertopeng kemunafikan, mereka khianati sejarah, seragam & sumpah jabatan,


Atas nama dunia mereka ingkari agama & kebenaran,

tempat kita bukan di kasur, bukan di mall, cafe atau pesta perayaan,


tempat kita ada ditengah2 mereka yg gelisah akan ms depan, tugas kita diskusi, brstrategi dan menggalang kekuatan.


apakah harus ada banjir darah.?

Apakah penjara harus penuh dgn demonstran dan korban terus berjatuhan.?

Apakah harus ada bencana alam.?

Apakah hrus terjadi semuanya baru kita dapat bersatu.?


Andai saja tdk trjadi tragedi mesuji, bima, dan ogan ilir.

Andai saja maftuh fauzi dan sondang masih ada.


Surat rindu untuk teman, sahabat & saudara seperjuangan,

Catatan dalam dinding beton & jeruji baja penjara..
Ttd Yudi Rijali Muslim,
Rutan polda metro jaya.

Salam Solidaritas,
Salam Persatuan.....Kaur ka ka Kha
 

Friday, 28 September 2012

TEGUHKAN SIKAP PERSATUAN NASIONAL DALAM MEWUJUDKAN KOMITMEN


TEGUHKAN SIKAP PERSATUAN NASIONAL DALAM MEWUJUDKAN KOMITMEN
“MAKLUMAT MAHASISWA BERSATU UNTUK RAKYAT”
MENGGUGAT SBY DAN BOEDIONO
MUNDUR DARI JABATANNYA ADILI SEADIL-ADILNYA SERTA CABUT MANDAT DPR/MPR
KONSOLIDASI MAHASISWA NASIONAL INDONESIA
(KOMANDO)

Dengan didasari pandangan obyektif Propinsi dan dengan dasar strategis bahwa pemerintah SBY dan
BOEDIONO secara tegas dan jelas telah membawa Negara Indonesia keluar dari rel kesejarahan bangsa yang telah diamanatkan dalam maksud dan cita-cita Indonesia Merdeka di dalam Proklamasi 17 Agustus, Pembukaan UUD 1945 , melenceng jauh dari nilai-nilai Pancasila sebagai Falsafah Bangsa dan Ideologi Negara Indonesia, yang harus berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya.

Rezim SBY-Boediono telah melakukan pengkhianatan kepada rakyat berupa kegagalan di berbagai bidang

antara lain:

1.    Kegagalan Bidang Ekonomi :
Rezim SBY selalu mengklaim Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang baik setiap tahunnya. Akan tetapi, pada kenyataannya hal tersebut tidak sesuai dengan kondisi masyarakat pada umumnya.

2.    Kegagalan Bidang Politik :
Sistem pemilu di Indonesia hanya melahirkan pemimpin-pemimpin yang korup dan tidak bermoral. Karena proseduralnya tidak dijalankan secara jujur, adil dan berideologi kerakyatan.
           
3.    Kegagalan Bidang Budaya :
Pemerintah tidak mampu melindungi dan melestarikan warisan budaya Bangsa yang diklaim oleh negara asing.

4.    Kegagalan Bidang Sosial :
Konflik Sosial yang terjadi di masyarakat tidak mampu diselesaikan oleh pemerintah.

5.    Kegagalan Bidang Hukum :
· Penegakkan hukum yang cenderung berpihak kepada golongan masyarakat ekonomi kelas menengah atas. Hal
ini terlihat pada kesewenangan aparat terhadap penanganan kasus pembelaan rakyat golongan ekonomi
menengah ke bawah.
· Pemerintah tidak melaksanakan amanat Reforma Agraria.

6.    Kegagalan Bidang Pertahanan dan Keamanan :
Pemerintah tidak mampu melindungi masyarakat dari aksi teror yang kerap terjadi di Indonesia, baik yang dilakukan oleh teroris, ormas maupun aparat keamanan itu sendiri.

7.    Kegagalan Bidang Pendidikan :
Biaya pendidikan mahal yang masih sulit di jangkau rakyat miskin

8.    Kegagalan Bidang Kesehatan :
Rakyat miskin masih kesulitan dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan sehingga menimbulkan tingginya angka kematian ibu dan bayi, balita bergizi buruk, dan busung lapar di berbagai daerah di Indonesia.

9.    Kegagalan Bidang Hub. Internasional :
Pemerintah tidak mampu menjamin keselamatan TKI di luar Negeri

10.  Kegagalan Bidang Kedaulatan Bangsa :
Pemerintah tidak mampu mempertahankan kedaulatan yang diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945. Hal itu terlihat dari eksploitasi SDA oleh asing dan terampasnya pulau-pulau di Indonesia seperti Ambalat, sipadan, ligitan dll.

Atas semangat Persatuan Nasional dalam bingkai Gerakan Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2012 kembali meyakinkan gerakan mahasiswa Indonesia untuk berkonsolidasi dalam menyatukan tekad dan berkomitmen terhadap kesepakatan keputusan mahasiswa bersatu yang telah melahirkan maklumat Mahasiswa Bersatu Untuk Rakyat Yaitu:

1. MENGGUGAT SBY DAN BOEDIONO MUNDUR DARI JABATANNYA dan ADILI SEADILADILNYA
2. CABUT MANDAT MPR/DPR

Mewujudkan maklumat mahasiswa bersatu adalah harga mati yang harus mampu dilaksanakan atas kesadaran tinggi dengan menjungjung Eksistensi kedaulatan kemerdekaan Indonesia dalam mewujudkan kedaulatan rakyat, dengan komitmen ini, kembali dikonsolidasikan di masing-masing daerah dan direalisasikan dalam gerakan nyata pada tanggal 1 Oktober 2012 dan menetapkan OKTOBER 2012 sebagai BULAN AKSI NASIONAL Mahasiswa bersama Rakyat.

MANIFESTO
HASIL KEPUTUSAN
MUSYAWARAH NASIONAL MAHASISWA
SE-INDONESIA
Di tetapkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Mahasiswa se-Indonesia
Cirebon, 18-19 September 2012

SERUAN.....!!!


SERUAN.....!!!

Atas dasar Manifesto Hasil Keputusan Musyawarah Nasional Mahasiswa Se Indonesia Konsolidasi Mahasiswa Indonesia (KOMANDO) Menetapkan dan menyerukan kepada MAHASISWA, PEMUDA, PELAJAR SERTA RAKYAT di seluruh Indonesia. Dimulai dari tingkat kampus, tingkat Kota/Kabupaten dan Propinsi untuk melakukan Konsolidasi dan melakukan perlawanan dalam Aksi Demostrasi secara serentak didaerah masing-masing dengan menduduki objek-objek fital dalam gerakan Nasional pada Tanggal 01 Oktober 2012, dan Menetapkan OKTOBER Sebagai Bulan aksi NASIONAL Mahasiswa bersama rakyat serta Aksi Besar 28 Oktober 2012 (sumpah pemuda) dalam perlawanan akhir sekaligus kemenangan gerakan Perlawanan untuk Perubahan.

1.      Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia juga mengecam pihak POLRI yang masih terus melakukan penahanan terhadap Mahasiswa dan rakyat dalam bentuk kriminalisasi gerakan aksi demostrasi.
2.      Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia juga mengecam kepada pihak perguruan tinggi yang melakukan Sanksi DO (Drop Out) dan Scorsing kepada mahasiswa yang bergerak dalam kesadaran pembelaan hak rakyat tertindas.
3.     Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia juga mengecam pihak POLRI yang masih terus melakukan penahanan terhadap Mahasiswa dan rakyat dalam bentuk kriminalisasi gerakan aksi demostrasi.
4.     Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia juga mengecam kepada pihak perguruan tinggi yang melakukan Sanksi DO (Drop Out) dan Scorsing kepada mahasiswa yang bergerak dalam kesadaran pembelaan hak rakyat tertindas.

Ditetapkan dan sisahkan di Cirebon
18-19 September 2012


KRONOLOGIS PEMBUBARAN DAN PENCEKALAN MUNAS MAHASISWA SE-INDONESIA DI CIREBON 18-20 SEPTEMBER 2012 JUNI 2012


KRONOLOGIS PEMBUBARAN DAN PENCEKALAN
MUNAS MAHASISWA SE-INDONESIA
DI CIREBON 18-20 SEPTEMBER 2012
JUNI 2012
24 Juni 2012 :
Inisiatif untuk melakukan sebuah Musyawarah Nasional Mahasiswa Se-Indonesia di gagas pada bulan Juni 2012, paska Pertemuan Mahasiswa Tingkat Nasional-Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (KOMANDO) 18-20 Mei 2012 di Makassar. Hal ini merupakan amanat hasil dari konsolidasi di Makassar untuk melanjutkan konsolidasi kembali pada bulan September 2012 dalam agenda kembali bermusyawarah dikarenakan melihat kebutuhan akan adanya pertemuan tingkat Nasional di level Mahasiswa yang bertemu untuk membahas jalan keluar dari persoalan bangsa hari ini dan harus dalam bentuk yang lebih konkret.
Akhirnya, keputusan pun diambil untuk melaksanakan Munas di kampus Unswagati Cirebon pada tanggal 18-20 bulan September 2012.
Dasar keputusan
Cirebon sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional Mahasiswa Indonesia adalah mengambil semangat kesejarahan djuang Cirebon dalam menegakkan eksistensi Nusantara dan Kemerdekaan Indonesia yang tercermin dalam rangkaian sejarah perlawanan Raja Demak bersama Sunan Gunung Jati terhadap Portugis di Batavia serta pengakuan dunia Internasional terhadap Kemerdekaan Indonesia dalam kesepakatan Perjanjian Linggar jati. Semangat ini secara simbolik oleh Panitia Pelaksana menjadikan lambang Macan Ali sebagai lambang MUNAS Mahasiswa Indonesia.

Monday, 17 September 2012

MOTIFASIKU DAN UNTUK PARA SAHABAT SE PERJUANGAN



SALAM PERSATUAN...!!!

Kondisi nyata telah berhasil "Mereka" buat, dimana kondisi kejahatan menjadi tuan dari kondisi kebaikan, kondisi harapan menjadi kondisi mempertahankan hidup, dan rakyat terpaksa serta dipaksa hanya berjalan bagaimana harus mempertahankan utk tidak lapar dan berbagi untuk harga sewa rumah, untuk harga pendidikan, untuk harga kesehatan.

Dan rakyat pada umumnya hanya dapat kesejukan dalam ke imanannya dan hanya mampu mengenal  taman kebun binatang di setiap masing-masing daerahnya tapi, bukan kita juga tahu bahwa rakyat mayoritas tidak tau apa itu tempat-tempat wisata karunia –NYA itu di bali, lombok, makassar, medan, dan lainnya itu semua yang terdapat diantara 33 Propinsi dan di diantara 490 kab/kota.

Bukan kah kita juga sebenarnya mengetahui bahwa "Mereka" telah berhasil menanamkan tebing yang tajam, lapisan kabut pekat dari generasi demi generasi hari ini.

Yang paling mendalam adalah dikotomi antara generasi terdahulu dan generasi sekarang yang masih sangat percaya bahwa harapan perubahan dapat dilakukan, bukankah keberhasilan maksimal "Mereka" hari ini adalah menutupi jurang yang curam dengan awan putih yang halus dan lembut tapi jelas mematikan kewaspadaan kita, yaitu distras dan kecurigaan yang luar biasa sehingga tidak lagi dengan akal sehat itu dapat dihilangkan, bukan kah sebenarnya kita juga tahu 400 atau ribuan rakyat Indonesia berkumpul masing-masing seorang dapat menyebutkan apa yang sudah diperbuat "Mereka" dalam ketertinadasan rakyat Indonesia mayoritas dari 230 juta

 ......banyak---banyak---banyak----"MEREKA" merasa memenangkan situasi ini......

Tapi tidak banyak dimata Tuhan YME karena waktu sudah akan tiba...seperti hanya apa kata para sepuh, puluhan jutaan tahun emas tertimbun dengan segala macam kotoran yang mem-batu maka waktu akan menempatkan emas dalam permukaan, dan dia tidak menjadi batu dan kotoran melainkan tetap sebagai EMAS....
Semoga....
Keyakinan adalah sebuah modal,
Keiklasan adalah sebuah kekuatan menembus kabut tebal hitam,
Ketulusan adalah meretas jalan...
Hanya ini modal Mahasiswa yang tinggal di miliki...semoga,
Hanya KAU yang tau Tuhan YMK APA DAN SEPERTI APA persatuan gerakan mahasiswa harus terjadi seperti hanya waktu atas seijin MU Tuhan YME Trah dan Fitrah akan menyatukan puluhan bahkan ratusan EMAS sang MAHASISWA yang tidak berfikir fasilitas empuk utk tidur,
nyaman utk duduk tapi datang hanya utk mengemban tugas Mu yang muncul dalam mimpi harapan, dan ayat-ayat Mu  yang KAU turunkan dalam agama-agama samawi yang tersebar meluas di 33 propinsi NKRI......

Atas nama Pasukan Alam MU mereka menyapa salam persatuan mahasiswa....dimana suara Mu Mahasiswa, Pemuda, Pelajar, Rakyat Indonesia.....

Kaur ka ka kha...
Kaur ka ka kha...
Kaur ka ka kha...

Se utas harapan aku titipkan kepada mu sahabat…..
Ratusan Emas sang MAHASISWA
Ribuan perlawanan aku hadapkan ke pada mu wahai sang “MEREKA”


Selamat datang peserta MUNAS Mahasiswa Indonesia dalam Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia
Cirebon Unswaganti 18-20 September 2012.