Saturday, 6 July 2013
SANDIWARA BBM, TAMPILKAN WAJAH BURUK DEMOKRASI
Oleh : Dodi Prasetya Ashari. SH
Terulang kembali, Demokrasi menampakkan wajah
aslinya yang menjengkelkan bahkan mengerikan. Dalam voting pada Senin 17
Juni 2013 malam, jumlah yang pro terhadap kebijakan RAPBN-P 2013 menang
mutlak 338 suara. Sementara yang kontra 181 suara. Ini berarti
pemerintah resmi sah menaikkan BBM. Mengerikan, bagaimana mungkin
kebijakan yang sangat mempengaruhi kehidupan rakyat banyak di tentukan
dengan voting. Itupun dalam suasana yang penuh canda, lelucon, dan
celetukan – celetukan yang tidak lucu dari wakil rakyat yang kerap
mendapat gelar lembaga terkorup itu.
Padahal apapun argumentasi mereka para anggota
dewan yang terhormat untuk menaikkan BBM, kebijakan ini pasti akan
menambah beban rakyat. Padahal selama ini alasan tidak lah pernah
terbukti, kenaikan BBM membuat rakyat lebih sejahtera, pelayanan
kesehatan dan pendidikan masyarakat semakin baik. Semua itu hanya
menjadi pepesan kosong belaka, tidak pernah terbukti. Yang terjadi malah
sebaliknya.
Ketika voting yang menentukan, di mana aspirasi
rakyat yang terbebani? kita juga mempertanyakan,apa relevansinya
argumentasi pro dan kontra yang di ajukan oleh masing-masing pihak?
Menjadi benar apa yang pernah di katakan oleh Muhammad Iqbal, pemikir
Pakistan saat dirinya mengkritik Demokrasi. “Demokrasi hanya menghitung
jumlah kepala, tapi tidak memperhitungkan isi kepala (pemikiran) !!“
begitu juga saya selaku penulis pernah dalam media www.kompasiana.com
dan juga di beberapa media online menuliskan bahwa sesungguhnya
Demokrasi telah melunturkan semangat jiwa pembukaan UUD 1945.
Saturday, 29 June 2013
SURAT UNTUK ORANG TUAKU RAKYAT INDONESIA
Salam hangat dan permohonan maaf...
Ibundaku yang sabar,
Seperti yang engkau ketahui, bahwa pada hari Senin yang lalu tanggal 17
Juni 2013 para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang terhormat
digedungnya yang mewah dan megah mereka telah mengambil keputusan
terkait perubahan RAPBNP 2013 dalam Sidang PARIPURNA disenayan sana,
artinya ibu, dalam beberapa hari saja Bapak PRESIDEN melalui
Mentri-menterinya di Istana akan segera menaikan harga BBM bersubsidi
yang selama ini kita nikmati, sebelum keputusan itu di umumkan seketika
itu pula kami anakmu dari berbagai kampusSe-Indonesia dengan
berwarna-warni almamater, dengan gagah berani dan tekad yang kuat turun
kejalan menentang kebijakan tersebut, kami menilai dengan dinaikannya
harga BBM secaraotomatis pula harga-harga kebutuhan dapur seperti cabe,
sayur, beras, telur dan susu untuk adik bayi juga ikut naik, dan kami
tidak mau melihat ibu sedih dan merasa susah dikemudian hari, taukah ibu
bahwa dalam perjuangan kami menolak kebijakan tersebut anakmu ini rela
bersimbah darah karena dipukul pentungan dan bambu, mata ini perih dan
dada sesak karena harus terkena gas air mata terus menerus, tidak hanya
itu anakmu yang lain harus meregang nyawa dan gugur karena terluka, dan
maafkan kami ibuperjuangan kami tidak mampu membendung dan merubah
keputusan itu.
Thursday, 20 June 2013
PERNYATAAN SIKAP RAPAT KERJA NASIONAL MAHASISWA INDONESIA
PERNYATAAN
SIKAP
RAPAT
KERJA NASIONAL MAHASISWA INDONESIA
(KOMANDO)
Mengingat
dari hasil pernyataan sikap yang dihasilkan dalam Konsolidasi Mahasiswa
Nasional Indonesia di Makasar dan manifesto yang di lahirkan di
cirebon, serta di dasari berbagai kasus yang bergejolak di masing-masing
wilayah NKRI, serta nilai-nilai
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila
sebagai Falsafah Bangsa, Idiologi Negara dan Sebagai bangsa yang berdaulat di
bidang politik, berdikari di bidang ekonomi serta berkepribadian secara budaya.
Maka Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia secara tegas dan jelas bahwa
kedaulatan NKRI sebagai negara yang merdeka harus segera di selamatkan!!!.
Mengembalikan ruh
perjuangan adalah tanggung jawab gerakan mahasiswa untuk terus berjuang
memperbaiki nasib bangsanya, membebaskan rakyat dari ketertindasan dan
penderitaan yang dilakukan oleh Rezim SBY-Boediono karena itu adalah
konsekuensi KITA sebagai negara yang merdeka.
Maka KOMANDO bersikap :
Friday, 17 May 2013
Bandung, 10 Mei 2013 hari Saptu
Ratusan Bc di BB terus bergulir begitu masif nya, sehingga bisa di
hitung dlm satu hari rata2 tidak kurang dr 20 Bc terkonsumsi dan
dikomsumsi utk di baca atau utk di abaikan. Rasanya ini pun juga sama
diakun media lainnya bait twiter maupun fb.
Semua memiliki alur
fakta dari pengembangan wacana yg dinyatakan untuk meyakinkan siapapun
yg membaca baik itu sahabat, saudara dan kader.
Dalam alur fakta yg dikembangkan semua menuju inti sari yg sama yaitu :
Telah terjadi kondisi yg darurat dlm proses menjalankan fungsi dan
tugas negara dan pemerintahan Indonesia di semua lini trias politika
dimna Indonesia menganut itu.
Dg dihadapkan pondasi dari cita-cita
Indonesia merdeka yg tertuang dlm Proklamasi, Mukadimah UUD 45 yaitu
Pembukaan serta Pancasila sbg Idiologi Negara dan Falsafah bangsa.
Amandemen UUD 45 sudah sampai titik mendasar sebagai sumber segala
sumber masalah yg menjadi pijakan lalainya aparatur negara dan
pemerintahan dlm menjalankan amanat cita2 kemerdekaan Indonesia yg telah
digariskan dlm Pembukaan UUD 45 sebagai sari dari tujuan Indonesia
merdeka.
Tuesday, 7 May 2013
SERUAN!!!
Atas dasar Manifesto Hasil Keputusan
Musyawarah Nasional Mahasiswa Se Indonesia Konsolidasi Mahasiswa Indonesia
(KOMANDO) Menetapkan dan menyerukan kepada MAHASISWA, PEMUDA, PELAJAR SERTA
RAKYAT di seluruh Indonesia. Dimulai dari tingkat kampus, tingkat
Kota/Kabupaten dan Propinsi untuk melakukan Konsolidasi dan melakukan
perlawanan dalam Aksi Demostrasi secara serentak didaerah masing-masing dengan
menduduki objek-objek fital dalam gerakan Nasional pada Tanggal 01 Oktober
2012, dan Menetapkan OKTOBER Sebagai Bulan aksi NASIONAL Mahasiswa bersama
rakyat serta Aksi Besar 28 Oktober 2012 (sumpah pemuda) dalam perlawanan akhir
sekaligus kemenangan gerakan Perlawanan untuk Perubahan.
1.
Konsolidasi
Mahasiswa Nasional Indonesia juga mengecam pihak POLRI yang masih terus
melakukan penahanan terhadap Mahasiswa dan rakyat dalam bentuk kriminalisasi
gerakan aksi demostrasi.
2.
Konsolidasi
Mahasiswa Nasional Indonesia juga mengecam kepada pihak perguruan tinggi yang
melakukan Sanksi DO (Drop Out) dan Scorsing kepada mahasiswa yang bergerak
dalam kesadaran pembelaan hak rakyat tertindas.
Ditetapkan
dan sisahkan di Cirebon 18-19 September 2012
MANIFESTO HASIL KEPUTUSAN MUSYAWARAH NASIONAL MAHASISWA SE-INDONESIA
MANIFESTO
HASIL KEPUTUSAN
MUSYAWARAH NASIONAL MAHASISWA
SE-INDONESIA
HASIL KEPUTUSAN
MUSYAWARAH NASIONAL MAHASISWA
SE-INDONESIA
TEGUHKAN SIKAP PERSATUAN NASIONAL DALAM MEWUJUDKAN KOMITMEN
“MAKLUMAT MAHASISWA BERSATU UNTUK RAKYAT”
(MENGGUGAT SBY DAN BOEDIONO
MUNDUR DARI JABATANNYA ADILI SEADIL-ADILNYA SERTA CABUT MANDAT DPR/MPR)
KONSOLIDASI MAHASISWA NASIONAL INDONESIA
(KOMANDO)
“MAKLUMAT MAHASISWA BERSATU UNTUK RAKYAT”
(MENGGUGAT SBY DAN BOEDIONO
MUNDUR DARI JABATANNYA ADILI SEADIL-ADILNYA SERTA CABUT MANDAT DPR/MPR)
KONSOLIDASI MAHASISWA NASIONAL INDONESIA
(KOMANDO)
Dengan didasari pandangan obyektif Propinsi dan dengan dasar strategis bahwa pemerintah SBY dan BOEDIONO secara tegas dan jelas telah membawa Negara Indonesia keluar dari rel kesejarahan bangsa yang telah diamanatkan dalam maksud dan cita-cita Indonesia Merdeka di dalam Proklamasi 17 Agustus, Pembukaan UUD 1945 , melenceng jauh dari nilai-nilai Pancasila sebagai Falsafah Bangsa dan Ideologi Negara Indonesia, yang harus berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya.
KRONOLOGIS PEMBUBARAN DAN PENCEKALAN MUNAS MAHASISWA SE-INDONESIA DI CIREBON 18-20 SEPTEMBER 2012
JUNI 2012
24 Juni 2012 :
Inisiatif untuk melakukan sebuah Musyawarah Nasional Mahasiswa Se-Indonesia di gagas pada bulan Juni 2012, paska Pertemuan Mahasiswa Tingkat Nasional-Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (KOMANDO) 18-20 Mei 2012 di Makassar. Hal ini merupakan amanat hasil dari konsolidasi di Makassar untuk melanjutkan konsolidasi kembali pada bulan September 2012 dalam agenda kembali bermusyawarah dikarenakan melihat kebutuhan akan adanya pertemuan tingkat Nasional di level Mahasiswa yang bertemu untuk membahas jalan keluar dari persoalan bangsa hari ini dan harus dalam bentuk yang lebih konkret.
Akhirnya, keputusan pun diambil
untuk melaksanakan Munas di kampus Unswagati Cirebon pada tanggal 18-20 bulan
September 2012.
Dasar keputusan
Cirebon sebagai tuan rumah
Musyawarah Nasional Mahasiswa Indonesia adalah mengambil semangat kesejarahan
djuang Cirebon dalam menegakkan eksistensi Nusantara dan Kemerdekaan Indonesia
yang tercermin dalam rangkaian sejarah perlawanan Raja Demak bersama Sunan
Gunung Jati terhadap Portugis di Batavia serta pengakuan dunia Internasional
terhadap Kemerdekaan Indonesia dalam kesepakatan Perjanjian Linggar jati. Semangat
ini secara simbolik oleh Panitia Pelaksana menjadikan lambang Macan Ali sebagai
lambang MUNAS Mahasiswa Indonesia.
Tuesday, 4 December 2012
Pesan Dari Balik Jeruji 11 Laskar Pejuang UNPAM
Atas nama kekuasaan jahat,
puluhan mahasiswa & rakyat ditembaki,
Ttd Yudi Rijali Muslim,
puluhan mahasiswa & rakyat ditembaki,
atas nama keadilan palsu, mereka memenjarakan mahasiswa serta mengkriminalisasi gerakan perjuangannya,
atas nama uang dan jabatan, mereka lindungi koruptor serta meringankan hukumannya.
Sedangkan si miskin terus di tindas dan diperas keringatnya,
atas nama kejujuran yg bertopeng kemunafikan, mereka khianati sejarah, seragam & sumpah jabatan,
Atas nama dunia mereka ingkari agama & kebenaran,
tempat kita bukan di kasur, bukan di mall, cafe atau pesta perayaan,
tempat kita ada ditengah2 mereka yg gelisah akan ms depan, tugas kita diskusi, brstrategi dan menggalang kekuatan.
apakah harus ada banjir darah.?
Apakah penjara harus penuh dgn demonstran dan korban terus berjatuhan.?
Apakah harus ada bencana alam.?
Apakah hrus terjadi semuanya baru kita dapat bersatu.?
Andai saja tdk trjadi tragedi mesuji, bima, dan ogan ilir.
Andai saja maftuh fauzi dan sondang masih ada.
Surat rindu untuk teman, sahabat & saudara seperjuangan,
Catatan dalam dinding beton & jeruji baja penjara..
Ttd Yudi Rijali Muslim,
Rutan polda metro jaya.
Salam Solidaritas,
Salam Persatuan.....Kaur ka ka Kha
Friday, 28 September 2012
TEGUHKAN SIKAP PERSATUAN NASIONAL DALAM MEWUJUDKAN KOMITMEN
TEGUHKAN SIKAP PERSATUAN
NASIONAL DALAM MEWUJUDKAN KOMITMEN
“MAKLUMAT MAHASISWA
BERSATU UNTUK RAKYAT”
MENGGUGAT SBY DAN BOEDIONO
MUNDUR DARI JABATANNYA ADILI
SEADIL-ADILNYA SERTA CABUT MANDAT DPR/MPR
KONSOLIDASI MAHASISWA
NASIONAL INDONESIA
(KOMANDO)
Dengan didasari pandangan
obyektif Propinsi dan dengan dasar strategis bahwa pemerintah SBY dan
BOEDIONO secara tegas dan jelas
telah membawa Negara Indonesia keluar dari rel kesejarahan bangsa yang telah diamanatkan
dalam maksud dan cita-cita Indonesia Merdeka di dalam Proklamasi 17 Agustus,
Pembukaan UUD 1945 , melenceng jauh dari nilai-nilai Pancasila sebagai Falsafah
Bangsa dan Ideologi Negara Indonesia, yang harus berdaulat di bidang politik,
berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya.
Rezim SBY-Boediono telah
melakukan pengkhianatan kepada rakyat berupa kegagalan di berbagai bidang
antara lain:
1.
Kegagalan Bidang Ekonomi :
Rezim
SBY selalu mengklaim Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang baik setiap
tahunnya. Akan tetapi, pada kenyataannya hal tersebut tidak sesuai dengan
kondisi masyarakat pada umumnya.
2.
Kegagalan Bidang Politik :
Sistem
pemilu di Indonesia hanya melahirkan pemimpin-pemimpin yang korup dan tidak
bermoral. Karena proseduralnya tidak dijalankan secara jujur, adil dan
berideologi kerakyatan.
3.
Kegagalan Bidang Budaya :
Pemerintah
tidak mampu melindungi dan melestarikan warisan budaya Bangsa yang diklaim oleh
negara asing.
4.
Kegagalan Bidang Sosial :
Konflik
Sosial yang terjadi di masyarakat tidak mampu diselesaikan oleh pemerintah.
5.
Kegagalan Bidang Hukum :
· Penegakkan
hukum yang cenderung berpihak kepada golongan masyarakat ekonomi kelas menengah
atas. Hal
ini
terlihat pada kesewenangan aparat terhadap penanganan kasus pembelaan rakyat
golongan ekonomi
menengah
ke bawah.
·
Pemerintah tidak
melaksanakan amanat Reforma Agraria.
6.
Kegagalan Bidang Pertahanan dan
Keamanan :
Pemerintah
tidak mampu melindungi masyarakat dari aksi teror yang kerap terjadi di
Indonesia, baik yang dilakukan oleh teroris, ormas maupun aparat keamanan itu
sendiri.
7.
Kegagalan Bidang Pendidikan :
Biaya
pendidikan mahal yang masih sulit di jangkau rakyat miskin
8.
Kegagalan Bidang Kesehatan :
Rakyat
miskin masih kesulitan dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan sehingga
menimbulkan tingginya angka kematian ibu dan bayi, balita bergizi buruk, dan
busung lapar di berbagai daerah di Indonesia.
9.
Kegagalan Bidang Hub.
Internasional :
Pemerintah
tidak mampu menjamin keselamatan TKI di luar Negeri
10. Kegagalan Bidang Kedaulatan Bangsa :
Pemerintah
tidak mampu mempertahankan kedaulatan yang diamanatkan dalam pembukaan UUD
1945. Hal itu terlihat dari eksploitasi SDA oleh asing dan terampasnya
pulau-pulau di Indonesia seperti Ambalat, sipadan, ligitan dll.
Atas semangat Persatuan Nasional
dalam bingkai Gerakan Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2012 kembali meyakinkan
gerakan mahasiswa Indonesia untuk berkonsolidasi dalam menyatukan tekad dan
berkomitmen terhadap kesepakatan keputusan mahasiswa bersatu yang telah
melahirkan maklumat Mahasiswa Bersatu Untuk Rakyat Yaitu:
1. MENGGUGAT SBY DAN BOEDIONO
MUNDUR DARI JABATANNYA dan ADILI SEADILADILNYA
2. CABUT MANDAT MPR/DPR
Mewujudkan maklumat mahasiswa
bersatu adalah harga mati yang harus mampu dilaksanakan atas kesadaran tinggi
dengan menjungjung Eksistensi kedaulatan kemerdekaan Indonesia dalam mewujudkan
kedaulatan rakyat, dengan komitmen ini, kembali dikonsolidasikan di
masing-masing daerah dan direalisasikan dalam gerakan nyata pada tanggal 1 Oktober
2012 dan menetapkan OKTOBER 2012 sebagai BULAN AKSI NASIONAL Mahasiswa bersama Rakyat.
MANIFESTO
HASIL KEPUTUSAN
MUSYAWARAH NASIONAL MAHASISWA
SE-INDONESIA
Di tetapkan dalam Musyawarah Nasional (Munas)
Mahasiswa se-Indonesia
Cirebon,
18-19 September 2012
SERUAN.....!!!
SERUAN.....!!!
Atas dasar Manifesto Hasil Keputusan Musyawarah
Nasional Mahasiswa Se Indonesia Konsolidasi Mahasiswa Indonesia (KOMANDO)
Menetapkan dan menyerukan kepada MAHASISWA, PEMUDA, PELAJAR SERTA RAKYAT di
seluruh Indonesia. Dimulai dari tingkat kampus, tingkat Kota/Kabupaten dan
Propinsi untuk melakukan Konsolidasi dan melakukan perlawanan dalam Aksi
Demostrasi secara serentak didaerah masing-masing dengan menduduki objek-objek
fital dalam gerakan Nasional pada Tanggal 01 Oktober 2012, dan Menetapkan
OKTOBER Sebagai Bulan aksi NASIONAL Mahasiswa bersama rakyat serta Aksi Besar
28 Oktober 2012 (sumpah pemuda) dalam perlawanan akhir sekaligus kemenangan
gerakan Perlawanan untuk Perubahan.
1.
Konsolidasi Mahasiswa
Nasional Indonesia juga mengecam pihak POLRI yang masih terus melakukan
penahanan terhadap Mahasiswa dan rakyat dalam bentuk kriminalisasi gerakan aksi
demostrasi.
2.
Konsolidasi Mahasiswa
Nasional Indonesia juga mengecam kepada pihak perguruan tinggi yang melakukan
Sanksi DO (Drop Out) dan Scorsing kepada mahasiswa yang bergerak dalam
kesadaran pembelaan hak rakyat tertindas.
3. Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia
juga mengecam pihak POLRI yang masih terus melakukan penahanan terhadap
Mahasiswa dan rakyat dalam bentuk kriminalisasi gerakan aksi demostrasi.
4. Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia
juga mengecam kepada pihak perguruan tinggi yang melakukan Sanksi DO (Drop Out)
dan Scorsing kepada mahasiswa yang bergerak dalam kesadaran pembelaan hak
rakyat tertindas.
Ditetapkan dan sisahkan
di Cirebon
18-19 September 2012
KRONOLOGIS PEMBUBARAN DAN PENCEKALAN MUNAS MAHASISWA SE-INDONESIA DI CIREBON 18-20 SEPTEMBER 2012 JUNI 2012
KRONOLOGIS PEMBUBARAN DAN PENCEKALAN
MUNAS MAHASISWA SE-INDONESIA
DI CIREBON 18-20 SEPTEMBER 2012
JUNI 2012
24 Juni 2012 :Inisiatif untuk melakukan sebuah Musyawarah Nasional Mahasiswa Se-Indonesia di gagas pada bulan Juni 2012, paska Pertemuan Mahasiswa Tingkat Nasional-Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (KOMANDO) 18-20 Mei 2012 di Makassar. Hal ini merupakan amanat hasil dari konsolidasi di Makassar untuk melanjutkan konsolidasi kembali pada bulan September 2012 dalam agenda kembali bermusyawarah dikarenakan melihat kebutuhan akan adanya pertemuan tingkat Nasional di level Mahasiswa yang bertemu untuk membahas jalan keluar dari persoalan bangsa hari ini dan harus dalam bentuk yang lebih konkret.
Akhirnya, keputusan pun diambil untuk melaksanakan Munas di kampus Unswagati Cirebon pada tanggal 18-20 bulan September 2012.
Dasar keputusan
Cirebon sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional Mahasiswa Indonesia adalah mengambil semangat kesejarahan djuang Cirebon dalam menegakkan eksistensi Nusantara dan Kemerdekaan Indonesia yang tercermin dalam rangkaian sejarah perlawanan Raja Demak bersama Sunan Gunung Jati terhadap Portugis di Batavia serta pengakuan dunia Internasional terhadap Kemerdekaan Indonesia dalam kesepakatan Perjanjian Linggar jati. Semangat ini secara simbolik oleh Panitia Pelaksana menjadikan lambang Macan Ali sebagai lambang MUNAS Mahasiswa Indonesia.
Monday, 17 September 2012
MOTIFASIKU DAN UNTUK PARA SAHABAT SE PERJUANGAN
SALAM PERSATUAN...!!!
Kondisi nyata telah berhasil
"Mereka" buat, dimana kondisi kejahatan menjadi
tuan dari kondisi kebaikan, kondisi harapan menjadi kondisi mempertahankan
hidup, dan rakyat terpaksa serta dipaksa
hanya berjalan bagaimana harus mempertahankan utk tidak lapar dan berbagi untuk
harga sewa rumah, untuk harga pendidikan, untuk harga kesehatan.
Dan rakyat pada umumnya hanya
dapat kesejukan dalam ke imanannya dan hanya mampu mengenal taman kebun binatang di setiap masing-masing
daerahnya tapi, bukan kita juga tahu bahwa rakyat
mayoritas tidak tau apa itu tempat-tempat wisata karunia –NYA itu di bali, lombok, makassar,
medan, dan lainnya itu semua yang terdapat diantara 33 Propinsi dan di diantara
490 kab/kota.
Bukan kah kita juga sebenarnya
mengetahui bahwa "Mereka" telah berhasil menanamkan tebing yang tajam,
lapisan kabut pekat dari generasi demi generasi hari ini.
Yang paling mendalam adalah
dikotomi antara generasi terdahulu dan generasi sekarang yang masih sangat
percaya bahwa harapan perubahan dapat dilakukan, bukankah keberhasilan maksimal
"Mereka" hari ini adalah menutupi jurang yang curam dengan awan putih
yang halus dan lembut tapi jelas mematikan kewaspadaan kita, yaitu distras dan kecurigaan yang
luar biasa sehingga tidak lagi dengan akal sehat itu dapat dihilangkan, bukan
kah sebenarnya kita juga tahu 400 atau ribuan rakyat Indonesia berkumpul
masing-masing seorang dapat menyebutkan apa yang sudah diperbuat
"Mereka" dalam ketertinadasan rakyat Indonesia mayoritas dari 230
juta
......banyak---banyak---banyak----"MEREKA"
merasa memenangkan situasi ini......
Tapi tidak banyak dimata Tuhan
YME karena waktu sudah akan tiba...seperti hanya apa kata para sepuh, puluhan
jutaan tahun emas tertimbun dengan segala macam kotoran yang mem-batu maka
waktu akan menempatkan emas dalam permukaan, dan dia tidak menjadi batu dan
kotoran melainkan tetap sebagai EMAS....
Semoga....
Keyakinan adalah sebuah modal,
Keiklasan adalah sebuah kekuatan
menembus kabut tebal hitam,
Ketulusan adalah meretas jalan...
Hanya ini modal Mahasiswa yang
tinggal di miliki...semoga,
Hanya KAU yang tau Tuhan YMK APA
DAN SEPERTI APA persatuan gerakan mahasiswa harus terjadi seperti hanya waktu
atas seijin MU Tuhan YME Trah dan Fitrah akan menyatukan puluhan bahkan ratusan
EMAS sang MAHASISWA yang tidak berfikir fasilitas empuk utk tidur,
nyaman utk duduk tapi datang
hanya utk mengemban tugas Mu yang muncul dalam mimpi harapan, dan ayat-ayat
Mu yang KAU turunkan dalam agama-agama
samawi yang tersebar meluas di 33 propinsi NKRI......
Atas nama Pasukan Alam MU mereka
menyapa salam persatuan mahasiswa....dimana suara Mu Mahasiswa, Pemuda,
Pelajar, Rakyat Indonesia.....
Kaur ka ka kha...
Kaur ka ka kha...
Kaur ka ka kha...
Se utas harapan aku titipkan
kepada mu sahabat…..
Ratusan Emas sang MAHASISWA
Ribuan perlawanan aku hadapkan ke
pada mu wahai sang “MEREKA”
Selamat datang peserta MUNAS Mahasiswa
Indonesia dalam Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia
Cirebon Unswaganti 18-20
September 2012.
Subscribe to:
Posts (Atom)
